Jadikanlah tiga hal sebagai sikapmu terhadap orang-orang mukmin:
Jika tak bisa memberi manfaat, maka jangan membahayakannya;
Jika tak bisa membahagiakan, maka jangan membuatnya sedih;
Jika tak bisa memuji, maka jangan mencacinya
(Yahya bin Mu’adz)
Jadikanlah tiga hal sebagai sikapmu terhadap orang-orang mukmin:
Jika tak bisa memberi manfaat, maka jangan membahayakannya;
Jika tak bisa membahagiakan, maka jangan membuatnya sedih;
Jika tak bisa memuji, maka jangan mencacinya
(Yahya bin Mu’adz)
meski yang menghubungkanku dengan seseorang
hanyalah selembar benang, akan kujaga
jika dia ulurkan, akan kukencangkan
jika dia kencangkan, akan kukendurkan
(Mu'awiyah bin Abi Sufyan)
“…karena jiwa tidak akan pernah menang
Dalam semua kecamuk perang,
Kecuali setelah ia menang dalam pertempuran rasa,
Pertarungan akhlak, dan pergulatan manhaj…”
(Sayyid Quthb, Fii Zhilaalil Qur'an)
ada banyak hal yang tak pernah kita minta
tapi Allah tiada alpa menyediakannya untuk kita
seperti nafas sejuk, air segar, hangat mentari,
dan kicau burung yang mendamai hati
jika demikian, atas do’a-do’a yang kita panjatkan
bersiaplah untuk diijabah lebih dari apa yang kita mohonkan
(Salim A. Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah)
berdirimu di waktu malam, sujudmu yang dalam
mengokohkan hatimu melebihi gunung membiru
lalu kau terima beban untuk mencintai semesta;
membagi senyum ketika kau terluka,
memberi minum ketika kau dahaga,
menghibur jiwa-jiwa ketika kau berduka
(Salim A. Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah)